Susu Coklat

Sejuk mengikat dalam pekat
Penenang urat serta pengabur penat
Engkau selalu memikat pikirku yang terjerat
Jerat bukan dari kawat namun untaian kasih yang melekat
Kenangan nan kuat dua tangan yang menjabat dengan begitu erat
Berikan aku pelukan hangat tentang masa yang selalu teringat meski terlewat
Meski malam bergeliat tapi engkau tetap nikmat mengawaniku berburu filsafat, susu coklat.
#rasabahasa
Iklan
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s